Liverpool Tak Lebih Unggul dari Tottenham Meski Berpengalaman di Final Liga Champions

Gelandang serang milik Liverpool, Sadio Mane membuka suara tentang Final Liga Champions. ia menegaskan bahwa Tottenham lebih unggul dari Liverpool ya walaupun Liverpool memiliki sejumlah pengalaman di Final Liga Champions.

Pada musim 2017/2018 Dunia sepak bola di terkejut oleh Liverpool yang di karena bisa tampil ganas sampai ke Final Liga Champions. yang awalnya terlihat biasa biasa saja bahkan tidak di favoritkan untuk sampai ke final malah mereka yang di asuh oleh Jurgen Klopp sukses melakukan hal tersebut.

Ya sayang nya si mereka di final harus mengalami kekalahan dari Real Madrid. Faktor keberuntungan nya tidak memihak Liverpool sehingga mereka kalah dengan skor 3-1 . san kali ini Liverpool kembali masuk ke final untuk menghadapi Tottenham di Wanda Metropolitano pada tanggal 2 juni.

Dengan masuk ke final, malah Sadio Mane di tanya apakah saat ini tim nya lebih unggul dari Tottenham ? ia menjawab bahwa mereka mungkin lebih unggul dari segi skuat dan pelatihnya walaupun skuat Liverpool memiliki jam terbang yang lebih tinggi masuk ke final.

Malah Sadio Mane mengungkapkan bahwa Pengalama tidak akan menjamin bahwa skuatnya akan sukses di final pasalnya mereka Tottenham juga memiliki pengalaman nya tersendiri. untuk itu Liverpool tidak akan menganggap remeh kepada mereka Tottenham .

Kali ini skuat Jurgen Klopp sedang pergi berlibur sejenak dalam beberapa minggu ini sebelum mereka harus berlatih di Spanyol untuk melakoni Tottenham di partai pucak.

Kembali Berlatih, Roberto Firmino Bisa Comeback di Final Liga Champions

Ada kabar gembira yang datang dari Liverpool. mereka di pastikan akan memainkan Roberto Firmino di partai Final Liga Champions. Roberto Firmino pada beberapa pekan lalu tidak bisa mengikuti laga laga besar bahkan ia harus lebih cepat mengakhir musim 2018/2019 karena cedera yang di alami nya.

Walaupun semua kompetisi sudah berakhir namun di kubu Liverpool masih ada 1 laga yang tersisa di Liga Champions. mereka akan segera terbang di Madrid untuk melakonin Partai Final melawan sesama tim Inggris Tottenham Hotspurs.

Menurut laporan dari medis Liverpool bahwa di kubu Liverpool akan menambahkan daya serang yang kuat pasalnya penyerang andalan mereka Roberto Firmino sudah bisa di turunkan di partai nantinya. Firmino mungkin akan menjadi pemain Come Back pasca mengalami cedera .

Di dalam Akun milik Firmino ia sudah mengunggah beberapa foto dan Video yang bahwa ia sudah berlatih bersama skuatnya di lapangan. Pada sesi latihan ia cuman hanya di temenin 1 pelatih saja dan tidak berlatih bersama rekan nya tersebut. hal ini lah yang akan membuat Firmino akan semakin siap.

Di musim 2018/2019 ini Roberto Firmino selalu menjadi andalan utama bagi Klopp di lini serang yang di temenin oleh Mane, Salah. alhasil mereka bisa bersaing di Primer League bersama City dan menjadi finalis Liga Champions di Madrid.

Walaupun ia terlihat masih belum bisa berkumpul dengan rekan tim ntya tersebut namun dari pihak Liverpool sangat yakin bahwa ia akan siap untuk di main kan dan menjadi daya gedor di lini serang meraka bersama Mane dan M. Salah agar takti Klop berjalan dengan lancar.

Guardiola Mengaku Belum Jago-jago Amat di Liga Champions

Bos Manchester City, Josep Guardiola sering di ucap sebagai nahkoda yang bisa membawa sebuah Klub yang dia mimpin menjadi juara liga Champions. namun di bantah oleh pria asal Spanyol tersebut karena ia masih belum terlalu handal dengan Liga Tersebut.

Dari awal menjadi kepelatihan itu cukup sangat mengejutkan Publik sepak bola pasalnya pada tahun 2008 yang silam ia langsung sukses mempersembahkan Liga Champions tanpa adanya sejumlah pemain bintang seperti Ronaldinho dan Deco.

Di musim itu juga Guardiola juga bisa mengantarkan Barcelona meraih La Liga habis itu Copa del Rey. itu menjadi torehan yang cukup apik baginya . jumlah trofi yang ia sembahkan untuk Barcelona adalah 14 gelar sebelum ia memutuskan hengkang ke Munchen.

Namun kali ini bersama Bayern Munchen dan Manchester City, Josep Guardiola masih belum bisa mengangkat Gelar tersebut, padahal dari statistik pemain dalam skuatnya terbilang memiliki kualitas yang tidak kalah hebat dengan Barcelona.

Bahkan saat ini di Manchester City, malah Josep Guardiola selalu terhenti di babak perempat final dalam 3 tahun menjadi pelatih mereka. jadi Publik City mengkalim bahwa kompetisi tersebut sangat lah sulit untuk meraih nya.

Menurut Josep Guardiola, ia masih belum terbilang sangat jago dalam Kompetisi tersebut pasalnya untuk lolos ke babak berikutnya ia harus ada keberuntungan walaupun sudah memiliki skuat yang sangat kuat.

Jumlah Trofinya Kalah Banyak dari Guardiola, Mourinho Santai Saja

Mantan pelatih Chelsea Jose Mourinho tidak pernah iri atau pun mempermasalahkan bahwa jumlah trofi yang ia miliki tersebut kalah dari rivalnya Josep Guardiola. Josep Guardiola kini sudah banyak sekali trofi yang ia sembahkan untuk klub klub yang ia tanganin sepanjang karir nya.

Trofi terbanyak yang ia dapatkan itu adalah ketika ia masih menjadi pelatih Barcelona, kemudian lagi dia mempersembahkan gelar lagi bersama Bayern Munchen dan terakhir besama Manchester City 2017/2018, 2018/2019 yang di total ada 26 trofi yang ia sembahkan.

Dengan raihan 26 trofi membuat Josep Guardiola melampuai Trofi milik Jose Mourinho yang mengoleksi 25 Trofi untuk semua yang pernah ia tanganin. walaupun begitu Jose Mourinho mengakui bahwa ia tidak pernah iri dengan nya yang meraih jumlah trofi yang banyak.

Jose Mourinho malah mengakui bahwa dirinya juga bisa mendapatkan Trofi yang banyak jika seandainya ia bisa bertahan di klub dengan sangat lama yang pernah ia tanganin. ” tidak tidak ini akan membuat saya teringat bahwa saya memiliki 25 gelar di setiap klub yang saya tanganin” Mourinho.

Ketika saya bisa memenangkan Trofi Liga Champions ketika pas saya di Porto dan Inter dan saya seandainya hari itu saya masih bertahan mungkin saya juga bisa mendapatkan gelar seperti Piala Dunia Klub, Piala Super nasional Piala Super Eropa yang di jumlah ada 31 Trofi” sambung Mou.

Jadi untuk urusan siapa yang lebih banyak Trofi apakah saya atau pun Josep Guardiola saya tidak pernah memikirkan nya apa lagi iri kepadanya. untuk itu lebih baik saya fokus dengan tujuan saya saja” tutup Mourinho.

Barcelona Beri Diskon Manchester United Untuk Beli Philippe Coutinho

Ada kabar gembira yang di dapatkan oleh Manchester United. Klub dari Spanyol La Liga, Barcelona kabarnya ingin melepas Philippe Coutinho ke klub lain dengan harga yang sedikit murah di bursa Transfer kali ini.

Dalam belakangan ini Manchester United di kabarkan ingin merombak skuatnya di musim depan. perfoma dalam semusim ini sangat lah tidak memuaskan bagi bos MU, Ole Gunnar Solskjaer. jadi di musim depan ia ingin membantu tim nya dari nol lagi.

Salah satu pemain yang menarik perhatian Solskjaer adalah playmaker Brazil, Philipe Coutinho. Pemain Barcelona itu di perkiraan akan sangat cocok bermain dan mungkin bisa menjadi pembeda di lini serang MU pada musim yang akan datang.

Menurut laporan dari Bet Sky, Barcelona sangat menyambut kabar tersebut dengan baik yang kabar nya MU akan merekrut sang playmaker mereka . dan Barcelona akan siap memberikan diskon lagi agar Mu segera mengambil jasa Coutinho.

Selama dalam 1 tahun lebih membela Barcelona, Philippe Coutinho memang sangat sulit untuk bermain secara kemapuan nya di atas lapangan. Pemain 26 tahun itu bahkan sering duduk sebagai bangku cadangan, dari pada ia sering bermain di atas lapangan. hal ini lah yang membuat Barcelona ingin menjualnya ke klub lain.

Dalam Barcelona melawan Liverpool, sang pelatih Barcelona dan managemen Barcelona sangat kecewa dengan nya karena Philippe Coutinho tidak bisa memberikan apa apa sehingga Barcelona sehingga sangat matang untuk menjual nya dengan harga yang lebih mudah.

Solskjaer Bisa Dipecat jika kalah lagi

Pekan selanjutnya Manchester United akan berjamu Cardiff City di laga terakhirnya pada minggu ini (12/5) WIB. Walaupun di pertandingan tersebut tidak membuat peringakt Mu naik, Setidaknya Manchester United harus menutup musim dengan kemenangan apa lagi main nya di Old Trafford.

Dalam kondisi terkini, Manchester United dalam kondisi yang buruk, sehingga berdampak di musim depan karena tidak bermain di Liga champions. dengan tidak hadirnya Di liga champions maka MU akan sulit mendatangkan Pemain yang ingin di Incar nya.

Skuat Mu saat ini masih di bilang tidak produktif sehingga pelatih Mu Ole Gunnar Solskjaer di ragukan oleh banyak orang dan beberapa pemain juga akan mempertimbangkan untuk pergi dari klub untuk bisa bermain di liga champions pada musim depan.

Menurut laporan Paul Merson, Kini di laga terakhirnya tersebut skuat MU harus bisa menang dalam laga tersebut pasalnya dalam beberapa laga terakhir Mu selalu menelan kekalahan atau pun cuman meraih hasil imbang saja sehingga mereka tidak bisa menembus 4 besar liga Champions.

saya rasa tidak akan yang mengejukan tentang dunia sepak bola apa lagi mereka United harus mengalami kekalahan lagi melawan Cardiff.semua nya juga bisa terjadi. namun saya juga tidak memandang Solskjaer seperti apa yang di lakukan oleh Mourinho di mana mereka sama sama di pecat nantinya” buka Merson.

Paul Merson juga sangat yakin pada laga terakhirnya di Old Trafford akan membuat Fans nya tersebut senang dalam kemenangan walau pun kemenangan ini tidak membuat United meningkat di posisi ke 4 klasemen.

Ole Gunnar Solskjaer: Manchester United Seperti Rollercoaster

Ketika pertengahan bulan desember, Ole Gunnar Solskjaer kembai ke Manchester United dengan harapan begitu besar agar bisa membawa United kembali kejalur kemenangan, namun harapan itu langsung punah ketika dalam beberapa pertandingan terakhir mereka, United selalu mengalami kekalahan.

Pada pekan Lalu, Manchester United baru saja di tahan imbang oleh Huddersfield yang menjadi juru kunci di EPL. Dengan hasil imbang, Paul Pogba dan koleganya di pastinya tidak akan bermain di Liga Champions pada musim depan.

Padahal ketika Ole Gunnar Solskjaer masih menjadi pelatih interem, Manchester United langsung mendapatkan hasil yang sangat luar biasa dengan 8 kali beruntung kemenangan di dalam berbagai kompetisi yang mereka ikuti.

Namun Bos Manchester United mengungkapkan bahwa pada musim ini Manchester United seperti bermain Rollercoaster terkadang bisa naik dratis dalam kemenangan terkadang bisa juga turun secara dratis dan salah satu penyebabnya tak lain adalah badainya cedera yang menimpa pilar penting di skuatnya.

Ole Gunnar Solskjaer tidak akan berpikir terus menurus tentang keadaan Manchester United, malah kini ia menikmati proses nya tersebut dan harus menghadapi nya sebagai tantangan nya agar bisa membangun tim nya agar bisa bersaing ketat dalam pemburuan Gelar Juara.

Kini musim 2018/2019 akan segara berakhir Untuk Manchester United, tugas seorang cmasih belum terlihat berakhir malah di musim depan Solskjaer akan membangun tim yang kuat dengan Bursa transfer musim panas ini.

Mengikuti Jejak Ramsey, Welbeck Juga akan Hengkang dari Arsenal

Arsenal tidak hanya akan ditinggalkan oleh Aaron Ramsey pada musim panas saat ini, ternyata seorang pemain penyerang yang bernama Danny Welbeck juga akan hengkang dari stadium Emirates.

Penyerang yang berasal dari Inggris ini sudah menepi semenjak bulan desember yang lalu, tepatnya pada saat ia sedang menderita Cedera pada kaki kananya setelah melwawan Sporting Lisbon pada laga Liga Europa. Laga tersebut akan menjadi Sebuah pertandingan yang terakhir untuknya bersama Arsenal.

Pada beberapa pekan yang lalu, Pernah terdengar sebuah rumor bahwa ada yang mengatakan Arsenal akan memberikan sebuah kontrak baru setelah yang lama akan berakhir. tetapi sesusai Laga Kontra dengan Brighton, Pihak klub telah memastikan bahwa sang pemain akan hengkang pada akhir musim nanti.

Walaupun ia tidak tampil pada saat menghadapi Brighton, tetapi Welbeck pernah memperlihatkan batang hidungnnya di lapangan. Lalu namanya telah disebut oleh Onnouncer di EMirates stadium dengan berkata bahwa masa Danny Welbeck bersam tim arsenal akan segera Berakhir.

Welbeck telah bergabung dengan arsenal mulai tahun 2014 yang silam, Sesudah Arsenal menebus dirinya dengan Uang sebesar 16 Juta Pounds, dan mulai sejak itu ia sudah mencatatkan gol sebanyak 33 kali dari 127 penampilan saat bersama The Gunners, termasuk dari 5 Sebelum dirinya menderita cedera yang sangat parah.

Sang pelatih yang bernama Unai Emery bukannya tidak ada membujuk sang pemain untuk bertahan. tetapi pada akhirnya semua itu telah diputuskan dengan 1 keputusan Welbeck dengan Arsenal yang harus pindah Jalur pada musim panas ini.

Selain dari pemain Welbeck dan Ramsey, yang akan pindah ke Klub Juventus, Tim arsenal juga akan ditinggal oleh Pemain kiper Veteran, atau petr Cech. pemain yang berasal dari Ceko ini telah memutuskan untuk menggantung sepatunnya dan sudah yakin akan kembali ke Chelsea untuk mengisi 1 pos untuk kepelatihan.

 

Guardiola Berkata bahwa Rival terberat adalah Liverpool

Manajer dari Manchester City yang bernama Peg Guardiola, Berkata bahwa Liverpool termasuk salah satu Rival yang paling berat pada kariernya saat menjadi seorang pelatoih. Pep Guardiola merasa ia sedang berkaca pada persaingan dengan Tim The reds pada musim ini.

Manchester City saat ini sedang bertengger pada puncak Klasemen. Manchester City saat ini sedang unggul 1 angka atas liverpool yang saat ini sedang berada dibawahnnya. Pada Liga Inggris Mereka hanya tinggal menyisakan dua pertandingan lagi.

Sebelum Pep guardiola dengan Manchester City, Pep guardiola pernah sukses besar saat ia sedang menjadi melatih di Bayern Munchen dan Barcelona. Guaridola telah mengantarkan Kedua Klub ini pada Juara liga.

Tetapim, Menurut Pep Guardiola, Persaingan dengan Klub Liverpool termasuk pertandingan yang paling sengit. Dikarenakan saat menjelang Kompetisi sedang berakhir, the Reds masih saja terus Mengejar Posisi untuk timnya.

“Pada Liga ini, Ya memang benar, tim liverpool memang rival yang paling tersulit. Pada setiap Liga yang anda menangi ini sangat bagus dan selalu saja sulit, Tetapi ini termasuk hal yang paling sulit untuk dilakukan,”Tandas Pep Guardiola yang dikutip oleh Sky Sports News.

“Dan yang paling utama dari mana kami telah berasal, Kami telah mendapatka 100 buah poin pada musim yang lalu dan masih saja berada di sana. Sangat sulit untuk atlet agar dapat mempertahankan Pada posisi tersebut pada waktu yang sangat lama dan kami telah melakukannya kembali,”tandas Pep Guardiola.

Pada 2 laga terakhir ini, Manchester City akan mengahadpi Tim Leicester City dan Tim Brighton. Kemenangan ini akan menjadi sebuah harga yang mati untuk The Citizens demi dapat mempertahankan Gelar Juara Mereka saat ini.

 

 

 

 

 

Lionel Messi Termasuk Sosok Yang Menakutkan Untuk Tim Inggris

pada musim tahun 2018/2019, Pemain Lionel Messi telah menjadi sosok yang menakutkan untuk Tim yang berasal dari Inggris. Pemain yang telah berumur 31 tahun ini telah menghantui Tim yang berasal dari Inggris dengan Gol yang dicetaknya. Yang paling baru  juga telah menjadi salah satu korban dari keganasan Messi.

2 Kali gawang Tim Liverpool dan telah dibobol oleh Lionel messi pada masa leg pertama pada babak Semifinal di Liga Champion. Dan timbah 1 gol dari pemain Luis Suarez, Kluib barcelona telah mendapatlam lkememngan dengan skot 3-0 atas the reds.

Gol pertama yang telah dicetak oleh messi pada menit yang ke 75. La Pulga sendiri telah mendapatkan dunia runtuh dari Bola muntahkan dari pemain Luis Suarez. gol yang terjadi pada menit yang ke 82 telah dicetak oleh pemain lionel messi dengan cata yang sangat indah. , Melalui sebuah eksekusi tendangan bebas.

Pada laga liga champions musim 2018-2019 ini, klub barcelona juga sudah  3 kali berjumpa dengan timnas inggris. tim tersbut tidak lain adalah ,Manchester United, Tottenham Hotspur,  barcelona.

Pada sepanjang kariernya, Lionel messi  telah berhasil mencetak 26 buah gol ke gawang dan timnas Inggris pada laga yang kompetitif. Sedangkn untuk jumlah assistnya telah mencapai enam. untuk klub yang telah dibobol oleh  Lionel Messi diantaranya adalah : Manchester United, Manchester city, Liverpool dan Tottenham hotspur.